Wah, Lebaran sebentar lagi! THR dari kantor udah cair, tapi kalau kamu investor saham, ada “THR” tambahan yang lebih seru: dividen dari emiten-emiten di Bursa Efek Indonesia. Pas banget nih momennya, banyak perusahaan lagi bagi-bagi untung ke pemegang saham, dan beberapa jadwalnya pas di sekitar musim THR 2026.
Bayangin aja, kamu beli saham sekarang, dapet dividen tunai yang bisa buat tambah-tambah belanja baju baru, angpao buat ponakan, atau bahkan nabung buat liburan. Tapi, ingat ya, dividen ini bukan uang gratis—kamu harus pegang saham sebelum cum date biar berhak nerima.
Di artikel ini, kita bahas deretan emiten yang lagi ramai tebar dividen di periode Maret 2026 ini. Fokus ke yang sudah umumkan besaran, jadwal, dan potensi dividend yield-nya. Yuk, simak biar nggak ketinggalan cuan!
Mengapa Dividen Jadi “THR” Tambahan yang Menarik?
Sebelum masuk daftar, kita pahami dulu kenapa dividen ini spesial. Dividen adalah bagian laba perusahaan yang dibagikan ke pemegang saham. Bagi investor jangka panjang, ini seperti passive income—duit masuk ke rekening tanpa harus jual saham.
Tahun 2026 ini, sektor perbankan dan beberapa emiten lain lagi royal bagi dividen. Alasannya? Laba 2025 cukup bagus, terutama dari bank BUMN yang NIM-nya stabil dan kredit tumbuh. Plus, ada emiten lain yang ikut-ikutan bagi interim atau final.
Dividend yield tinggi bikin saham ini menarik, apalagi kalau harga saham lagi tertekan—yield-nya bisa lebih gede. Contoh sederhana: yield 8% berarti kalau kamu invest Rp100 juta, bisa dapet Rp8 juta setahun dari dividen saja (asumsi stabil).
Emiten dengan Dividend Yield Paling Menarik di Maret 2026
Yang paling disorot sekarang adalah emiten dengan yield gede dan jadwal dekat. Berdasarkan pengumuman terbaru, ini dia yang lagi hot:
1. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) – Yield Sekitar 8,16%
BBNI jadi juara yield di periode ini! Mereka bagikan dividen Rp349,41 per saham. Dengan harga saham sekitar Rp4.280, yield-nya tembus 8,16%—cukup tinggi buat big bank.
Jadwalnya:
- Cum date: 17 Maret 2026
- Ex date: 25 Maret 2026
- Pembayaran: 7 April 2026 (pas banget setelah Lebaran!)
Kenapa menarik? BBNI punya fundamental kuat, kredit UMKM bagus, dan histori bagi dividen konsisten. Cocok buat investor yang cari arus kas pasti di tengah pasar volatile.
2. PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS) – Yield Sekitar 4,78%
Emiten shipping ini bagikan Rp9,95 per saham. Harga saham di kisaran Rp208, yield sekitar 4,78%. Nggak setinggi bank, tapi stabil karena bisnis logistik lagi ramai.
Jadwal mirip BBNI, cum date 17 Maret 2026. Buat diversifikasi, HAIS bisa jadi pilihan kalau kamu suka sektor non-bank.
3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) – Dividen Rp281 per Saham
BBCA baru umumkan dari RUPS terbaru. Besaran Rp281 per saham—besar! Yield tergantung harga saat cum date, tapi historis BBCA selalu royal dan yield kompetitif (sekitar 3-5%, tapi stabil banget).
BBCA dikenal sebagai “raja dividen” di sektor bank swasta. Kalau kamu pegang long term, dividennya bisa compounding jadi passive income mantap.
Emiten Lain yang Masih Ramai Diburu Dividen di 2026
Selain yang cum date Maret, ada beberapa emiten yang baru saja bagi atau masih prospek tinggi sepanjang tahun:
- Sektor Tambang dan Batu Bara — Masih jadi primadona dividen. Emiten seperti PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Indo Tambangraya Megah (ITMG), dan United Tractors (UNTR) punya yield historis tinggi, bisa 10-15% di masa harga komoditas bagus. Meski siklikal, payout ratio mereka royal.
- Bank BUMN Lain — BBRI dan BMRI sering bagi interim gede. Di awal 2026 saja, BMRI bagi Rp100 per saham (total Rp9,3 triliun), BBRI Rp137 per saham. Prospek 2026 masih cerah karena kredit tumbuh.
- Saham High Dividend Lain — Cek indeks IDX High Dividend 20 yang baru dievaluasi Februari 2026. Ada nama-nama seperti Puradelta Lestari (DMAS) dengan yield fantastis 20%+, atau Superkrane (SKRN) 17%+. Cocok buat yang cari yield ekstrem, tapi risikonya lebih tinggi.
Tips Biar Maksimal Dapat Dividen THR Ini
Mau ikutan? Ini tips praktis dari pengalaman investor lama:
- Cek jadwal cum date — Beli sebelum cum date, minimal sehari sebelumnya biar aman.
- Hitung yield realistis — Jangan cuma lihat nominal dividen, tapi bandingkan dengan harga saham sekarang.
- Diversifikasi — Jangan all-in satu saham. Campur bank (stabil) + tambang (yield tinggi).
- Pajak dividen — Ingat, dividen kena pajak 10% final buat WNI. Hitung netto ya.
- Jangka panjang lebih untung — Dividen reinvest atau compounding bikin return total lebih gede daripada capital gain doang.
Kalau pasar lagi turun, justru bagus buat akumulasi saham dividen—harga murah, yield naik!
Kesimpulan: Jangan Lewatkan Momentum Dividen Maret 2026
Momen THR dividen ini emang spesial—bisa jadi tambahan “bonus” Lebaran dari pasar saham. Emiten seperti BBNI dengan yield 8,16%, HAIS, dan BBCA lagi jadi sorotan karena jadwal dekat dan besaran menarik. Sektor bank dan tambang masih dominan sebagai pembagi royal di 2026.
Tapi ingat, investasi saham ada risikonya. Lakukan riset sendiri, pantau laporan keuangan, dan sesuaikan dengan profil risiko kamu. Kalau ragu, konsultasi dengan analis atau sekuritas terpercaya.
Siap buru dividen THR? Yuk, cek portofolio sekarang sebelum cum date lewat! Siapa tahu, Lebaran tahun ini dapet angpao ekstra dari saham.


